djamboe

Tag Cloud


Seminar dan Bedah Buku: Gejolak Ekonomi, Kebangkitan Islam dan Gerakan Paderi

Pakan, 11 Oktober 2008 - 14:25:31
As-Sabt, 10 Shawwal 1429 H
Kategori Kapalo Kaba

Ranah-Minang.Com - Pusat Studi Sejarah dan Ilmu-Ilmu Sosial (PUSSIS) Universitas Negeri Medan bekerjasama dengan Penerbit Komunitas Bambu mengadakan seminar dan bedah buku Gejolak Ekonomi, Kebangkitan Islam dan Gerakan Paderi di Minangkabau 1784-1847 Karya Christine Dobbin. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 14 Oktober 2008 mulai jam 09.00 WIB di VIP Room Serbaguna Universitas Negeri Medan.

Buku ini adalah sebuah karya klasik yang menjelaskan mengenai gejolak dan perubahan ekonomi di Minangkabau. Naik-turunnya berbagai produksi dalam negeri seperti lada, emas, dan kopi. Lebih jauh lagi penulis memaparkan munculnya kebangkitan Islam di Minangkabau yang dibawa oleh kaum Padri sepulangnya dari "naik haji" karena gencarnya aliran Wahhabi di Mekkah. Diurai cara-cara kaum Padri menyebarkan ajarannya ke seluruh Minangkabau serta upaya-upaya mereka untuk mempertahankan perdagangan dari pengaruh luar. Termasuk mencermati munculnya aliran-aliran di Minangkabau karena perkembangan Islam.

Seperti dinyatakan oleh Taufik Abdullah, tak pelak lagi Dobbin bukan saja menguraikan dengan baik "sejarah ekonomi" pedalaman Minangkabau sejak abad ke-18 – sesuatu yang sangat sedikit diketahui – tetapi juga faktor-faktor ekonomis yang mendorong proses reformasi agama di pedalaman Minangkabau sebagaimana tercermin dalam gerakan Padri yang pernah dianggap sebagai "pasang naik pertama" dalam perkembangan Islam di Indonesia yang menjadi masalah (kalau tak bisa disebut kontroversi) kini.

Kepala PUSSIS-UNIMED Dr. Phil. Ichwan Azhari, MS mengatakan bahwa "Seminar dan bedah buku ini akan mengupas latar belakang terjadinya perang paderi. Banyak sisi gelap dari perang paderi yang belum diketahui". Ichwan juga menambahkan setelah membaca buku ini akan timbul pertanyaan benarkah perang paderi bukan perang penentang kolonialisme Belanda tapi sekedar perang karena kepentingan ekonomi semata? Buku Dobbin memberikan pendapat yang kontroversial tentang perang yang selama ini dianggap penting dalam sejarah Indonesia.

Peserta yang berminat mengikuti acara ini dapat mendaftarkan diri secara gratis dengan menghubungi panitia: PUSSIS-UNIMED di gedung Lembaga Penelitian Lantai-I Unimed telepon (061) 77800690 atau melalui Fahriizal Fahmi 081396029769
Kecek-Kecek: 0 | email untuak kawan model cetak buek pdf untuk kaba ko

Forum Ormas Islam Sumbar Tolak Pembubaran FPI

Pakan, 07 Juni 2008 - 18:27:57
As-Sabt, 2 Jumada Al-Thani 1429 H
Kategori Kapalo Kaba

Ranah-Minang.Com - Forum Ormas Islam Sumbar yang terdiri dari FMPI, Paga Nagari, MTKAAM, Forum Libas, HTI dan KPSI, menolak dibubarkannya Front Pembela Islam (FPI) terkait insiden Monas, 1 Juni lalu. Hal itu dikatakan Ibnu Aqil ketua Paga Nagari dalam jumpa pers di Balai Pertemuan Warga, jalan Sumatra, Ulak Karang, Padang, (7/6) [Salangkoknyo...]
Kecek-Kecek: 0 | email untuak kawan model cetak buek pdf untuk kaba ko

KPK dan Mahasiswa se-Sumatra Lawan Korupsi

Rabaa, 21 Mei 2008 - 13:48:57
Al-Arba'a, 15 Jumada Al-Ula 1429 H
Kategori Kapalo Kaba

Ranah-Minang.Com - Bertepatan dengan Se-Abad Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada hari Selasa (20/5), puluhan mahasiswa yang merupakan peserta Training Of Trainers Anti Korupsi Mahasiswa Se-Sumatra yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa - Masyarakat Mahasiswa Universitas Bung Hatta turun ke masyarakat untuk mengkampanyekan pemberantasan korupsi di Sumatra Barat. [Salangkoknyo...]
Kecek-Kecek: 0 | email untuak kawan model cetak buek pdf untuk kaba ko
Laman       >>  
Artikel
oleh: H. Kamardi Rais Dt. P. Simulie
Waktu tuntutan itu dicetuskan di Padang, yang dipopulerkan pers ultimatum, Presiden Soekarno sedang .....
oleh: Silfia Hanani
Manusia adalah makhluk sosial yang hidup berkelompok yang beteman dan menjalin hubungan satu sama la.....
Nan Bakunjuang

Pangunjuang: 8, Dunsanak: 0...
paliang banyak bakunjuang: 500
(dunsanak: 0, pangunjuang: 500) katiko 06 Ags : 17:49